EVALUASI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA PASCA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN DELI SERDANG

Affila Affila, Afnila Afnila

Abstract


ABSTRAK
Situasi pandemi COVID-19, memaksa pemerintah untuk melakukan Pembatasan kegiatan, dan physical distancing. Cara ini dinilai efektif untuk mencegah penularan corona lebih luas. Pembatasan kegiatan memiliki dampak positif dan negatif, berkurangnya kegiatan manusia terhadap eksploitasi lingkungan menyebabkan aktivitas ekonomi berjalan dengan lambat. Positifnya,lingkungan menjadi lebih sehat. Permasalahan yang muncul adalah pandemi menyebabkan timbulan sampah meningkat, sampah rumah tangga, sampah plastik, tisu, masker maupun sampah medis. Bagaimana kebijakan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebelum dan pasca terjadinya pandemi Covid-19. Penelitian bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah dalam mengelola sampah. Metode yuridis normatif dipergunakan, untuk mengamati kesesuain data penerapan norma hukum dengan kondisi pengelolaan sampah di lapangan, kemudian dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan timbulan sampah yang terjadi berasal dari sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Pemerintah membuat berbagai kebijakan dan berupaya memfasilitasi ketersediaansarana dan prasarana pengelolaan sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut mengelola sampah.
Kata kunci: covid-19; lingkungan; pemerintah; sampah.


ABSTRACT
The COVID-19 pandemic situation has forced the government to carry out activity restrictions and physical distancing. This method is considered effective in preventing wider transmission of corona. Restrictions on activities have positive and negative impacts, reduced human activity against environmental exploitation causes economic activity to run slowly. Positive, the environment becomes healthier. The problem that arises is that the pandemic causes increased waste generation, household waste, plastic waste, tissue, masks and medical waste. What is the waste management policy carried out by the Deli Serdang Regency Government before and after the Covid-19 pandemic. This study aims to determine the government's efforts in managing waste. The normative juridical method is used, to observe the suitability of the data on the application of legal norms with the conditions of waste management in the field, then qualitative juridical analysis. The results showed that the waste generation that occurred came from household waste and household-like waste. The government makes various policies and seeks to facilitate the availability of waste management facilities and infrastructure and increase public awareness to participate in managing waste.
Keywords: covid-19; environment; government; waste.


Keywords


Pengelolaan sampah; Lingkungan; Pandemi Covid 19

References


Buku

Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamuji. 2010. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jurnal

Abdillah, A. M., & Jusuf, Y., & Mahbub, M. A. S., 2018. “Kebutuhan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Dalam Mengimplementasikan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 35/PUU-X/2012”, Jurnal Hutan dan Masyarakat, Vol. 10, No. 1: 154-163;

Ambina, Dipo Gina. 2019. “Tinjauan Pemilahan Sampah Menurut UU no 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah”, Jurnal Bina Hukum Lingkungan, Vol. 3 No. 2;

Hendra, Yulia. 2016. “Perbandingan Sistem Pengelolaan Sampah di Indonesia dan Korea Selatan: Kajian 5 Aspek Pengelolaan Sampah”, Jurnal Aspirasi, Vol. 7 No. 1;

JGG-Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, Vol. 8 No. 1 Juli 2019 p-ISSN: 2303-2332; e-ISSN: 2597-8020;

Ratya, Helena, dan Welly Herumurti. 2017. “Timbulan dan Komposisi Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Rungkut Surabaya”, Jurnal Teknik ITS, Vol. 6, No. 2;

Ruhama Desy M, Ratno Sugito, dan T. Hadi Wibowo Atmaja. 2018. “Sampah Anorganik Sebagai Ancaman di Kawasan Ekosistem Hutan Manggrove Kuala Langsa”, Jurnal Jeumpa 5 (2);

Sulastri Tampuyak, Chairil Anwar, dan Muh. Nur Sangadji. 2016. “Analisis Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Dan Kebutuhan Fasilitas Persampahan di Kota Palu 2015-2025”. e Jurnal Katalogis Volume 4 Nomor 4.

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah;

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;

Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga;

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga;

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.10/MenLHK/Set jen/PLB.0/4/2018 tentang Pedoman Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga;

Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.5/MenLHK/PSLB3/ PLB.0/10/2019 tentang Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah;

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012 tentangPedoman Pelaksanaan 3R Melalui Bank Sampah;

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 3 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Sumber Lainnya

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, pada tanggal 12 Maret 2021;

https://portal.deliserdangkab.go.id;

https://www.kemkes.go.id/folder/view/full-content/structure-faq.html;

https://www.mongabay.co.id/2020/04/28/produksi-sampah-dari-rumah-meningkat-di-masa-pandemi-corona-kok-bisa, diakses Pada tanggal 18 Maret 2021, pukul 11.00 WIB.

https://portal.deliserdangkab.go.id/dberita-769-tingkatkan-kesadaran-pengelolaan-sampah-gerakan-pilah-sampah-dari-rumah-diluncurkan.html;

https://sumatra.bisnis.com/read/20190405/533/908397/perilaku-masyarakat-88-sampah-di-deliserdang-dibuang-sembarangan, pertanggal, 5/4/2019, iakses Pada tanggal 18 Maret 2021, pukul 12.24 WIB;

http://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/komposisi, tahun 2019 dan 2020;

https://www.republika.co.id/berita/qok82f428/klhk-sampah-rumah-tangga-meningkat-36-persen-saat-pandemi.diakses tanggal 17 maret 2012, pukul 10,51;

http://dlh.deliserdangkab.go.id/?p=773, diakses tanggal 18Mei 2021, 17.14 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v5i3.213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Jurnal Bina Hukum Lingkungan telah terindeks pada:

                                                          

 

Journal Accreditation:



Plagiarism Check:

BHL is licensed under a Creative Commons Attribution

  Redaksi Jurnal Bina Hukum Lingkungan © 2016