PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN KEARIFAN TRADISIONAL SASI DI AMBON PASCA PANDEMI COVID-19

Aartje Tehupeiory

Abstract


ABSTRAK
Tulisan ini mengkaji pengelolaan lingkungan dan kearifan tradisional Sasi. Adapun tujuan penulisan kajian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan lingkungan dan kearifan tradisional Sasi di Ambon pasca pandemic COVID-19. Kajian ini dilaksanakan di Universitas Kristen Indonesia selama 3 bulan dari Januari – Maret 2021. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun instrumen yang digunakan pada kajian ini adalah dokumen dalam bentuk laporan-laporan dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan kearifan lokal masyarakat hukum adat dalam mewujudkan kedaulatan pangan dimasa pasca pandemi Covid-19. Temuan dalam penelitian ini mengatakan bahwa kearifan tradisional Sasi yang memiliki nilai dan norma untuk melindungi hutan, sumber air, tanaman tahunan (sagu, dan lain-lainnya), serta tanaman pangan dengan konsep dan pemahaman terhadap bagaimana pengelola lingkungan dengan berbagai aturan adat untuk mendapatkan manfaat dan mempertahankan nilai kekerabatan dari satuan kawasan yang sudah memiliki identitas serta terus menerus wajib dipertahankan dalam pasca pandemi COVID-19.
Kata kunci: kearifan tradisional; pengelolaan lingkungan; sasi.


ABSTRACT
This paper examines environmental management and traditional Sasi wisdom. The purpose of writing this study is to find out how environmental management and traditional wisdom of Sasi in Ambon after the COVID-19 pandemic. This study was conducted at the Christian University of Indonesia for 3 months from January to March 2021. The research method used in this study is qualitative research with a descriptive approach. The instruments used in this study are documents in the form of reports and regulations relating to the local wisdom of indigenous peoples in realizing food sovereignty in the post-Covid-19 pandemic. The findings in this study indicate that traditional Sasi wisdom has values and norms to protect forests, water sources, annual plants (sago, etc.), as well as food plants with the concept and understanding of how environmental managers with various customary rules can get benefits. and maintaining the kinship value of an area unit that already has an identity and must continuously be maintained in the post-COVID-19 pandemic.
Keywords: local wisdom; environmental management; sasi.


Keywords


pengelolaan lingkungan; kearifan tradisional; sasi

References


Buku

Nurhemi, Shinta RI, Guruh Suryani R. Soekro, and R. Suryani. 2014. Pemetaan ketahanan pangan di Indonesia: Pendekatan TFP dan indeks ketahanan pangan. Jakarta: Bank Indonesia.

Jurnal

Arlius, Afrizal, Toto Sudargo, and Subejo Subejo. 2017. "Hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita (studi di desa palasari dan puskesmas kecamatan legok, kabupaten tangerang)." Jurnal Ketahanan Nasional 23, no. 3: 359-375;

Diartho, Hr Cahyo, E. K. Lestari, D. Yunitasari, A. Lustfi, and F. Muslihatinningsih. 2021. "The Concept of Food Safety in the Economic Model of Cooperation in Situbondo District." American Journal of Economics 11, no. 1: 31-35;

Hanafie, Rita. 2010. "Peran pangan pokok lokal tradisional dalam diversifikasi konsumsi pangan." JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) 4, no. 2: 1-7;

Lerebulan, Martenci, Wardis Girsang, and Jeter D. Siwalette. 2019. "Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Sasi di Desa Watmuri Kepulauan Tanimbar)." AGRILAN: Jurnal Agribisnis Kepulauan 6, no. 3: 284-298;

Nadeak, Bernadetha, Lamhot Naibaho, and Mardin Silalahi. 2020. "COVID-19 and Students’ Anxiety Management." International Journal of Innovation, Creativity and Change 13, no. 7: 1574-1587;

Nadeak, Bernadetha, Lamhot Naibaho, Sunarto Sunarto, Eden Handayani Tyas, and Elferida Sormin. 2021. "Learning Management in Suburban Schools During the Midst of COVID-19." Psychology and Education Journal 58, no. 2: 1131-1139;

Nyoman, Nurjaya I. 2008. "Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam. Makalah dalam Temu Kerja Dosen Sosiologi Hukum, Antropolog Hukum, dan Hukum Adat Fakultas Hukum Se-Jawa Timur.": 22-23;

Rato, Dominikus, Laksanto Utomo, I. Gusti Agung Mas Rwa Jayantiari, Simona Bustami, Aartje Tehupeiory, Marlisa Ayu Trisia, Abdul Rahman Nur et al. 2020. "Kearifan Lokal Masyarakat Hukum Adat dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Ditengah Pandemi Covid 19." Journal of Indonesian Adat Law (JIAL): 455-455;

Revie, Revie. 2019. "Hukum Adat Sebagai Sumber bagi Hukum Nasional dalam Politik Hukum di Indonesi." Legal Certainty Journal 1, no. 1: 21-28;

Setsmy, Setsmy, Ayub M. Padangaran, and Ine Fausayana. "Pola Antisipasi Kerawanan Pangan dan Peran Kelembagaan Lokal pada Daerah Terpencil di Kabupaten Konawe." Jurnal Sosio Agribisnis 3, no. 2;

Tehupeiory, Aartje, and Lamhot Naibaho. 2020. "Enhancing community legal awareness of land right disputes through the use of legal aid institutions." International Journal of Psychosocial Rehabilitation 24, no. 8: 1223-1231;

Tehupeiory, Aartje. 2020. "Kearifan Lokal Masyarakat Hukum Adat di Pulau Ambon (Maluku) Dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Dimasa Pandemi (Covid-19).": 399-420.

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan;

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sumber Lainnya

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Juli 2020. Membangun Ketahanan pangan Dalam Pandemi Covid-19.

Nurventya, Kiki Tyas, and S. H. Harun. "Implikasi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sukoharjo Terhadap Konversi Lahan Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan." PhD diss., Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2018.

Rahmawati, Dwi. "Pengurangan Risiko Bencana Letusan Gunung Kelud Berbasis Ketahanan Pangan di Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang." PhD diss., Universitas Brawijaya, 2017.

Ririhena, Rhony E. "Pengembangan Agribisnis di Wilayah Pulau-Pulau kecil Provinsi Maluku." 2005. http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9903

Sartini, Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati, Jurnal Filsafat, Agustus 2004, Jilid 37, Nomor 2, http://dgi-indonesia.com/wp-content/uploads/2009/ 02/menggali-kearifan-lokalnusantara1




DOI: http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v5i3.220

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Jurnal Bina Hukum Lingkungan telah terindeks pada:

                                                          

 

Journal Accreditation:



Plagiarism Check:

BHL is licensed under a Creative Commons Attribution

  Redaksi Jurnal Bina Hukum Lingkungan © 2016