URGENSI PENGADILAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PENYELESAIAN PERKARA LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

Rochmani Rochmani

Abstract


ABSTRAK
Perkara-perkara lingkungan hidup yang telah diproses di pengadilan, dalam putusannya tidak pro lingkungan hidup, tidak berorientasi pada keberlanjutan lingkungan hidup dan dinilai sering mengecewakan serta tidak memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dan keadilan bagi lingkungan hidup itu sendiri. Dengan keadaan tersebut sangat urgen Pengadilan Lingkungan Hidup (Environmental Court) untuk menyelesaikan perkara lingkungan hidup yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan hidup. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan urgensinya eksistensi pengadilan lingkungan hidup. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan kajian hukum normatif, spesifikasi penelitian bersifat kualitatif, Sumber data sekunder dan menggunakan analisis data kualitatif. Perkara lingkungan hidup memiliki karakteristik khusus. Karateristik kasus-kasus lingkungan yang seringkali scientific dan membutuhkan keahlian khusus dalam penanganannya maka sangat urgen dibentuk pengadilan khusus lingkungan hidup. Perkara-perkara lingkungan hidup yang diselesaikan di peradilan umum belum dapat memberikan keadilan ekologis dan justru menghasilkan putusan bebas bagi pelakunya, maka sangat urgen adanya pengadilan lingkungan hidup.
Kata kunci: keberlanjutan, lingkungan hidup, pengadilan, urgensi.

ABSTRACT
These cases, which have been processed in courts, are not pro-environmental and not sustainability-oriented. With this situation, it is very urgent for the Environmental Court to resolve environmental cases which are oriented towards environmental sustainability. The purpose of this research is to describe the importance of the environmental court. This research employed normative legal studies, qualitative research specifications, Secondary data source, and qualitative data analysis. The environmental cases are special cases, hence requiring scientific approaches and special expertise. In accordance with the aforementioned fact, it is very urgent to establish the environmental court.
Keywords: court, environment, sustainability, urgency.


Keywords


keberlanjutan; lingkungan hidup; pengadilan; urgensi

References


A. Sonny Keraf, 2010, Etika Lingkungan Hidup, Kompas, Jakarta

Asdak, Chay, 2012, Kajian Lingkungan Hidup Strategi: Jalan Menuju Pembangunan Berkelanjutan, Gadjah mada University Press, Yogyakarta

Basah Sjachran, 1989, Eksistensi dan Tolok Ukur Badan Peradilan Adminstrasi di Indonesia, Alumni, Bandung

Beni Ahmad Saebani, Afifuddin, 2009, Metodologi Peneltian Kualitatif, Penebit CV. Puataka Setia, Bandung

Esmi Warasih, 14 April 2001, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Tujuan Hukum (Proses Penegakan Hukum dan Persoalan Keadilan), Pidato Pengukuhan Guru Besar Madya Dalam Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro

Lawrence M Friedman, 1975, The Legal System A Social Science Perspective, Russel Sage Foundation, New York

FX. Adji Samekto, Suteki, Ani Purwanti, 2015, Membangun Politik Hukum Sumber Daya alam Berbasis Cita Hukum Indonesia, Thafa Media, Yogyakarta

Gunawan Widjaya, 2005, Alternatif Penyelesaian Sengketa, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

Karni, 1952, Acara Pidana Berpedoman HIR, Pustaka Islam, JakartaLogemann, J.H.T

Lexy J Moleong, 2010, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rosdakarya, Bandung

Mahrus Ali & Ayu Izza Elvany, 2014, Hukum Pidana Lingkungan, UII Pres, Yogyakarta

Milovanovic, Dragan, 1994, A Premiere in the Sociology of Law, Harrow and Heston Publisher, New York

Marhaeni Ria Siombo, 2012, Hukum Lingkungan & Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia, PT Gramedia, Jakarta

Nigel P Mellville dan Rossa, Stephen M, 2010, Infomation Systrem Innovation For Entavironmenal Sustainability, School of Bussiness University of Michigan 701 Tappen Street Ann Arbor, MI 48109 MIS QuarterlyVol. 34 No.1 pp.1-21/March, U.S.A

Poerwadarminta, W.J.S, 1966, Kamus Umum Bahasa Indonesia, P.N. Balaipustaka

Prayekti Murharjanti, dkk, 2009, Menuju Peradilan Pro Lingkungan, Indonesia Center for Environmental (ICEL)

Roscoe Pound, Contemporary Jurisdic Theory, dalam D. Llyod, 1965, Introduction to Jurisprudence, Stecens, London

Rino Subagyo, 2012, Hak Gugat Orgakanisasi Lingkungan Hidup dan Masyarakat, Makalah pada Pelatihan Litigator, Kementererian Lingkungan Hidup, Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), 22-24 Oktober, Semarang.

Sudharto P. Hadi, 2010, Resolusi Konflik Lingkungan, Badan Penerbit Universitas Diponegoro

__________, 2009, Manusia & Lingkungan, Badan Penerbit Universitas Diponegorog, Semarang

__________, 2005, Dimensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan, Gadjah Mada University, Yogyakarta

Rahardjo, Satjipto, 1996, Ilmu Hukum,PT Citra Aditya Bakti, Bandung

Rahardjo, Satjipto,1983, Hukum dan Perubahan Sosial, Alumni, Bandung.

_____________,1980, Hukum dan Masyarakat, Alumni, Bandung

Rochmani, 2018, Hukum Lingkungan dan Penegakan Hukum, Pustaka, Magister, Semarang

Rino Subagyo, ICEL, 2006

Ronny Hanitijo Soemitro, 1985, Metodologi Penelitian Hukum, Cetakan ke dua, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Satjipto Rahardjo, 2009, Penegakan Hukum Suatu Tinjauan Sosiologis, Genta Publishing, Yogyakarta

Siti Sundari Rangkuti, 2005, Hukum Lingkungan dan Kebijaksanaan Lingkungan Nasional ,Airlangga University Press, Surabaya

Rochmat Soemitro, 1976, Masalah Peradilan Administrasi dalam Hukum Pajak di Indonesia, Disertasi, P.T. Eresco, Jakarta

Sutandyo Wignyosoebroto, 1974, Penelitian Hukum Sebuah Tipologi, Majalah Masyarakat Indonesia, Tahun ke 1 No. 2

Soerjono Soekanto, 1986, Pengantar Penelitian Hukum, Universitas Indonesia-Press, Jakarta

Takdir Rahmadi, 2011, Hukum Lingkungan di Indonesia, PT Raja Grafindo, Jakarta

Wirjono Prodjodikoro, 1960, Hukum Acara Pidana di Indonesia, Sumur Bandung

Makalah Designation of “Green Benches” I Philippines: Regional Exchange in Support Improved Judicial Institutions and Capacity, Candelararia, Sedfrey, Ballesteros, Maria Milagros.

Prayekti Muharjanti dkk, 2009, Menuju Peradilan Pro-Lingkungan, ICEL, Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v4i2.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Jurnal Bina Hukum Lingkungan telah terindeks pada:

                                                          

 

Journal Accreditation:



Plagiarism Check:

BHL is licensed under a Creative Commons Attribution

  Redaksi Jurnal Bina Hukum Lingkungan © 2016