PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK KEPEMILIKAN TANAH ADAT KEI

Bumi Ayu, Mella Ismelina Rahayu

Abstract


ABSTRAK
Tanah adat Kei secara keseluruhan dikuasai dan dikelola bersama oleh masyarakat hukum adat dan terbagi menjadi hak kepemilikan perorangan, marga, dan desa. Namun dalam prakteknya tumpang tindih hak kepemilikan tanah adat. Dengan rumusan masalah yaitu bagaimana perlindungan hukum hak kepemilikan tanah adat Kei. Metode penelitian hukum empiris jenis pendekatan deskriptif analisis dengan observasi lapangan dan wawancara. Dengan tujuan memperoleh data dan informasi tentang perlindungan hukum hak kepemilikan tanah adat Kei; akibat hukum hak kepemilikan tanah adat Kei; dan upaya dari fungsionaris adat maupun pemerintah. Hasil penelitian berkaitan dengan perlindungan hukum hak kepemilikan tanah adat Kei masih belum maksimal karena belum adanya peraturan daerah khususnya Kabupaten Maluku Tenggara berkaitan hak kepemilikan tanah adat Kei. Akibat hukum hanya dilakukan dengan sanksi adat oleh tokoh-tokoh adat. Upaya hukum akan maksimal dengan peraturan daerah terkait perlindungan hukum hak kepemilikan tanah adat Kei.
Kata kunci: hak; tanah adat kei.

ABSTRACT
Customary land Kei is a land that overal is managed and controlled together with the community law of indigenous and divided into the property rights of individuals, clans, and villages. But customary land of property rights in the pratice is overlapping. With the formulation of the problem is legal protection of property rights in customary land Kei. Legal research method used is descriptive empirical analysis of approaches to conducting research based on field observations and interviews. With the aim to obtain data and information on the protection of property rights to land Kei on community lands of indigenous peoples; legal consequences for violating property rights over the land Kei and the efforts of indigenous functionaries and government for violating property rights over land Kei. Results of the research is the protection of property rights to land is not maximized becauses there is no regional regulation in the Southest Maluku Regency about property rights of customary land Kei. The legal consequences for violating property rights to land in the form of traditional sanctions by traditional leaders. Protection can be maximized if the local regulations but there is currently no regulation related to the protection of property rights to land Kei.
Keywords: customary land kei; right.


Keywords


hak; tanah adat kei

References


Buku

Daru Nugroho, B., 2015, Hukum Adat, Bandung: PT. Refika Aditama;

Dewi Wulansari, C., 2014, Hukum Adat Indonesia Suatu Pengantar, Bandung: PT. Refika Aditama;

Rahail, J.P., 1993, Larwul Ngabal. Yayasan Sejati, Jakarta.

Samosir, Djamanat., 2013, Hukum Adat Eksistensi dalam Dinamika Perkembangan Hukum di Indonesia, Bandung: CV. Nuansa Aulia;

Seokanto, Soerjono., 2005, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press;

Seokanto, Soerjono., 2010, Hukum Adat Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo;

Soemadiningrat, Otje Salman., 2002, Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer, Cet. 1, PT. Alumni, Bandung;

Suriyaman Mustari Pide, A., 2014, Hukum Adat Dahulu, Kini, dan Akan Datang, Jakarta: Prenadamedia Group.

Jurnal

Difinubun, A., Hukum Adat Larvul Ngabal, Jurnal Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara;

Netty, I., Judasih, S.D. and Nugroho, B.D., 2018. Hak Waris Anak yang Lahir dari Perkawinan Warga Kampung Adat Cireundeu dengan Orang Luar Kampung Adat Cireundeu Dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Waris Adat. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan dan ke-PPAT-an, 2(1);

Nurhakim, L.I., Rubiati, B. and Afriana, A., 2018. Eksistensi Sertipikat Hak Komunal Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Sektor Kehutanan dan Perkebunan. Bina Hukum Lingkungan, 3(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v3i2.81

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Jurnal Bina Hukum Lingkungan telah terindeks pada:

                                                          

 

Journal Accreditation:



Plagiarism Check:

BHL is licensed under a Creative Commons Attribution

  Redaksi Jurnal Bina Hukum Lingkungan © 2016