MEWUJUDKAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN YANG IDEAL DI SEMARANG

Aminah .

Abstract


Pelaksanaan penegakan hukum lingkungan di Semarang melibatkan berbagai pihak dan seringkali tidak memuaskan para pihak yang bersengketa/pihak yang dirugikan atau pihak masyarakat pada umumnya sehingga perlu diciptakan pola penegakan yang ideal yang bisa mewujudkan keadilan semua pihak. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka peneliti mengadakan penelitian tentang  Penegakan hukum kasus lingkungan hidup di Semarang. Penelitian ini ingin mengetahui  bagaimanakah jenis kasus lingkungan hidup  yang terjadi di Semarang, bagaimanakah pelaksanaan penegakan hukum terhadap kasus lingkungan di Semarang, dan bagaimana penegakan hukum kasus lingkungan yang ideal di Semarang.Metode pendekatan yang digunakan Yuridis empiris dengan spesifikasi deskriptif analitis, menggunakan data primer dan sekunder serta analisisnya menggunakan analisis kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa jenis kasus lingkungan hidup  yang terjadi di Semarang adalah kegiatan tanpa ijin, pencemaran dan kerusakan lingkungan. Pelaksanaan penegakan hukum terhadap kasus lingkungan  menggunakan instrumen administrasi, perdata dan pidana namun hasil penegakan kurang efektif karena adanya berbagai faktor penghambat antara lain dasar hukum yang kurang sesuai, kurangnya koordinasi antar aparat penegak, kurangnya jumlah pejabat PPNS serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat dan penegakan hukum kasus lingkungan yang ideal di Semarang yaitu meminimalisir hambatan, dasar hukumnya disesuaikan dengan politik penegakan hukum Nasional serta harus diwujudkan dengan kepastian hukum, manfaat dan adil bagi masyarakat.


Keywords


Penegakan Hukum Lingkungan, Ideal dan Semarang

References


Buku :

Harun M Husain, 1992, Hukum Lingkungan, masallah , Pengelolaan dan Penegakan hukumnya, Bumi aksara, Jakarta.

Husein, HM, 1992. Lingkungan Hidup, Masalah, Pengelolaan dan Penegakan Hukumnya. Bumi Aksara Jakarta

Rahardjo, Satjipto , 1991. Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti Jakarta

---------------------- 1994. Tinjauan Sosiologis Hukum Lingkungan di Indonesia. makalah, Jurnal Hukum Lingkungan ICEL, tahun 1 No.1, Jakarta

Roni Hanitijo Sumitro, 1980. Permasalahan Hukum dalam Masyarakat. Alumni Bandung.

Soekanto, Soerjono, 1983. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum Lingkungan. Radjawali pers Jakarta.

Peraturan Per Undang –Undang :

Undang- Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Undang-Undang No.32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No.04 tahun 2013 tentang Pedoman Penyelesaian sengketa Lingkungan

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No.13 tahun 2011 tentang Ganti Kerugian Akibat Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan

Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI, No. 36/ KMA/SK/II/2013 tentang Pemberlakuan Pedoman Penanganan Perkara Lingkungan Hidup.

Peraturan Daerah Kota Semarang nomor 13 tahun 2006 tentang Pengendalian Lingkungan Hidup.




DOI: http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v2i1.31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



Jurnal Bina Hukum Lingkungan telah terindeks pada:

                                                          

 

Journal Accreditation:



Plagiarism Check:

BHL is licensed under a Creative Commons Attribution

  Redaksi Jurnal Bina Hukum Lingkungan © 2016